Atambua,faktantt.com – Suasana khidmat dan semangat kepahlawanan mewarnai upacara peringatan Hari Pahlawan di Kabupaten Belu. Upacara ini menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus memberikan apresiasi kepada sosok-sosok inspiratif yang berkontribusi bagi kemajuan daerah.
Upacara yang diikuti oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Belu, Sekretaris Daerah, anggota DPRD, pimpinan instansi vertikal dan OPD, BUMN/BUMD, Konsulat Timor Leste di Atambua, TNI/Polri, Satpol PP, mahasiswa, serta siswa-siswi SD hingga SMA/SMK se-Kabupaten Belu ini berlangsung penuh khidmat.
Namun, ada satu momen yang mencuri perhatian dalam rangkaian peringatan Hari Pahlawan kali ini, yaitu penyerahan penghargaan kepada Bripka Nasrul Ikhwan Ninong, anggota Polsek Lasiolat, Polres Belu. Penghargaan ini diberikan atas dedikasinya dalam konservasi dan budidaya tanaman tomat Lahurus di Kecamatan Lasiolat, sebuah jenis tomat raksasa yang semakin langka di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Belu, mewakili Kapolda NTT, sebagai bentuk apresiasi atas inisiatif Bripka Nasrul yang telah mengubah lahan tak produktif di wilayah perbatasan menjadi lahan subur yang bermanfaat bagi masyarakat.
Bripka Nasrul, yang menjabat sebagai Ps Kanit Samapta Polsek Lasiolat, mulai menggarap lahan untuk tomat Lahurus pada tahun 2022. Ia berupaya melestarikan tomat raksasa yang hanya tumbuh di empat desa di Kecamatan Lasiolat, yaitu Desa Meneikun, Desa Lasiolat, Desa Fatulotu, dan Desa Lakanmau.
“Awalnya saya melihat potensi lahan yang terbengkalai. Kemudian saya berkoordinasi dengan perangkat desa dan pemilik lahan untuk membuka lahan dan menanam tomat Lahurus,” ujar Bripka Nasrul.
Upaya Bripka Nasrul ini mendapat dukungan penuh dari masyarakat sekitar. Gabriel, salah seorang warga, mengungkapkan bahwa Bripka Nasrul tidak hanya menanam tomat, tetapi juga membantu masyarakat dalam mendapatkan pupuk dan bibit.
“Beliau sangat membantu kami. Kami sering meminta bantuan pupuk dan bibit kepada beliau. Beliau juga menghubungkan kami dengan PPL agar kami bisa mendapatkan hasil yang maksimal,” ujar Gabriel.
Berkat kegigihan dan dedikasinya, Bripka Nasrul diusulkan sebagai salah satu kandidat penerima Hoegeng Awards 2025. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kepada anggota Polri yang berintegritas dan berdedikasi tinggi dalam melayani masyarakat.
Kisah Bripka Nasrul ini menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus berkontribusi bagi kemajuan daerah dan bangsa. Semangat kepahlawanan tidak hanya diwujudkan dengan mengangkat senjata, tetapi juga dengan melakukan hal-hal positif yang bermanfaat bagi masyarakat.
Peringatan Hari Pahlawan ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi kita semua untuk meneladani semangat juang para pahlawan dan terus berkarya untuk Indonesia yang lebih baik.( Haman)
Editor: Haman Hendrikus












