BeritaHukrimNasionalNTT

Pengemudi Ojek Online Meninggal Dunia Usai Ditabrak Kendaraan Taktis Brimob di Jakarta Pusat

9
×

Pengemudi Ojek Online Meninggal Dunia Usai Ditabrak Kendaraan Taktis Brimob di Jakarta Pusat

Sebarkan artikel ini

pengemudi ojek online (ojol) meninggal dunia setelah ditabrak oleh kendaraan taktis milik Brimob

Jakarta, faktantt.Com – Seorang pengemudi ojek online (ojol) meninggal dunia setelah ditabrak oleh kendaraan taktis milik Brimob di Jalan Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Kamis (28/8) malam. Kejadian ini memicu kemarahan warga dan menjadi sorotan publik.

Insiden tragis ini terekam dalam sebuah video yang diunggah oleh akun @bemptma.zona3 dan dengan cepat menyebar luas di media sosial serta berbagai grup WhatsApp. Video tersebut memperlihatkan detik-detik terjadinya tabrakan yang merenggut nyawa pengemudi ojol tersebut.

Baca Juga:  Sebut Nama Heriberthus Lau Secara Keliru, Buang Sine: Saya Mohon Maaf Sebesar-besarnya kepada Keluarga Besar

“Info terkini untuk korban ojol yang terlindas telah menghembuskan nafas terakhirnya, kami segenap keluarga BEM PTMA ZONA III turut berduka cita sedalam-dalamnya,” tulis pemilik akun dalam keterangan videonya.

Berdasarkan rekaman video, kendaraan taktis tersebut melaju dari arah Penjompongan menuju Polsek Tanah Abang dengan menggunakan jalur kanan atau melawan arah.

Tepat di depan Gereja Kristen Protestan Angkola (GKPA), kendaraan tersebut menabrak pengemudi ojol yang sedang berada di tengah jalan.

Baca Juga:  Kuasa Hukum Heri Lau, Ferdi Maktaen Tantang Akun 'Buang Sine' Buktikan Tuduhan di Polres Belu

Dalam video terlihat pengemudi ojol tersebut seperti sedang berusaha berdiri setelah terjatuh. Namun, sebelum sempat berdiri, kendaraan taktis milik Polri menabraknya dari belakang.

“Ya Allah, diinjak (dilindas, Red), diinjak!” teriak seorang wanita dalam video tersebut, menggambarkan kengerian saat menyaksikan kejadian tersebut.

Setelah melindas korban, kendaraan polisi tersebut terus melaju dan melarikan diri.

Baca Juga:  Diduga Intimidasi ASN dan Catut Nama Bupati Belu, Bripka AMN Dipolisikan: Akui Emosi tapi Bantah Minta Proyek

Massa yang geram melihat kejadian tersebut langsung menghujani kendaraan taktis itu dengan lemparan berbagai benda.

Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Metro Jakarta Pusat, IPDA Ruslan Basuki, menyatakan bahwa pihaknya masih belum mengetahui perihal insiden tersebut. Hingga saat ini, belum ada laporan yang masuk ke Polsek Tanah Abang terkait kejadian ini.

“Mohon waktunya, nanti disampaikan kalau sudah ada bahan laporannya,” ujarnya.***

Editor : Haman Hendrikus 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *