Bersama Sesepuh, Keluarga Kemak Santuni Warga Belu Terdampak Covid-19

  • Whatsapp

ATAMBUA, FaktaNTT. Com – Di tengah kondisi sulit akibat pandemi Covid-19, Ikatan Keluarga Besar Suku Kemak (IKBSK) kembali menunjukkan perhatian dan kepeduliannya kepada warga Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), Perbatasan RI-Timor Leste.

Perhatian dan kepedulian IKBSK itu dilakukan dengan menyantuni warga terdampak Covid-19 khususnya para janda, duda dan warga yang kehilangan pekerjaan akibat Covid-19.

Aksi kemanusiaan IKBSK yang terlaksana atas bekerjasama dengan Ikatan Notaris Indonesia (INI) Daratan Timor dan didukung para sesepuh tersebut dilakukan dengan membagikan paket sembako kepada warga masyarakat Desa Sadi, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Sabtu (04/07/2020).

Ketua IKBSK, Vinsensius Mau mengungkapkan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian pihaknya terhadap sesama di tengah pandemi Covid-19 dengan memberikan paket sembako khususnya kepada para lansia di Desa Sadi.

READ  Video 3D Pemenang Design Ibu Kota Negara Baru Indonesia

“Sasaran penerima pada hari ini adalah lansia yang ada di Wilayah Sadi terutama janda dan duda kurang lebih 85 penerima yang tersebar di 5 dusun. Sembako yang di berikan ini dimaksudkan untuk meringankan kebutuhan rumah tangga terdampak Virus Corona. Aksi ini merupakan yang kedua kalinya, sejak di bentuk pada 9 Desember 2019 yang lalu,” ungkap Vinsen yang juga menjabat Camat Kota Atambua.

Sesepuh IKBSK yang juga Wakil Bupati Belu, JT Ose Luan dalam sambutannya mengatakan, berbuat baik itu sebenarnya merupakan sesuatu yang diwajibkan oleh Tuhan.

Namun sering kali kata Wabup Ose Luan kadang kita lupa. Berbuat baik itu tidak dilihat dari besar atau kecil. Berbuat baik itu artinya, peduli terhadap orang lain karena hidup menjadi lebih bermakna disaat kehidupan itu di gunakan untuk orang lain merasa kebaikan.

READ  Dua Gadis di Belu Jadi Budak Syahwat Ayah Kandung Hingga Hamil dan Melahirkan

“IKBSK ini dibentuk sendiri yang merupakan animo dari seluruh IKBSK. Pada prinsipnya kita tidak bisa berbuat baik untuk semua, tapi disaat kita berbuat baik untuk sekian orang, maka disitu kebaikan Tuhan diwartakan. Berbicara tentang cinta kasih berarti berbicara tentang perbuatan baik. Sekali berbuat baik, maknanya sedikit. Berbuat baik berulang kali memiliki makna yang besar,” tandas Wabup.

Senada, Ny. Lidwina Viviawati Ng Lay mengatakan bahwa keterlibatan dirinya adalah sebagai bagian dari keluarga besar IKBSK.

“Untuk ibu-ibu di Sadi kami tidak asing lagi, kami selalu bersama untuk kepentingan tenun tais, hari ini saya hadir sebagai salah satu anak mantu Kemak, pada dasarnya kegiatan seperti ini akan kita suport semampu kita,” Kata Vivi yang juga Ketua Tim penggerak PKK Kabupaten Belu.

READ  Pulang Dari Belanda, Mama Selvi Latih Komunitas Tenun Timor

Turut hadir dalam kegiatan tersebut para sesepuh lainnya yakni Marsel Mau Meta yang saat ini menjabat Pj. Sekda Belu, Kepala BKKBN NTT, Marianus Maukuru, Plt. Administrator BNPP PLBN Mota’ain Engelberthus Klau, Kepala BPMD Kabupaten Belu, Januaria Nona Alo, Kades Kenebibi, Petrus Kapir dan undangan lainnya.

[A-01/F-Ntt]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *