Mutasi, DPRD Belu Ingatkan Bupati Jangan Buat Gaduh di Akhir Masa Jabatan

  • Whatsapp
Ketua Komisi I DPRD Belu, Benedictus Manek

ATAMBUA, FaktaNTT. Com – DPRD Belu mengingatkan Bupati Belu, Willybrodus Lay untuk tidak membuat kegaduhan birokrasi menjelang akhir masa jabatan.

Hal ini ditegaskan Ketua Komisi I DPRD Belu, Benedictus Manek ketika dikonfirmasi faktantt.com, Sabtu (04/01/2020).

Muat Lebih

banner 300250

“Silakan mutasi itu hak Bupati, tetapi jangan terkesan membuat kegaduhan dalam birokrasi menjelang akhir masa jabatan,” tandas Benny Manek begitu akrab dikenal.

Penegasan Benny Manek lantaran pasca mutasi 240 pejabat yang dilakukan hari ini Sabtu (04/12/2020) pagi tadi, banyak ASN yang mengadu dimutasi dengan dinonjobkan tanpa alasan, pejabat eselon III menjadi tenaga administrasi di sekolah tingkat pertama (SLTP).

Termasuk kata Benny, ada mutasi jabatan yang sebelumnya dilelang tetapi mutasi kali ini hanya ditunjuk untuk mengisi jabatan tersebut.

READ  Huruk Bulas Juarai Final Bupati Cup IV 2019

“Ini kan jelas membuat gaduh, mutasi harus dilakukan sesuai regulasi dan lebih penting dari itu adalah untuk pembinaan dan promosi ASN sebagai abdi masyarakat, bangsa dan negara sehingga kinerja pelayanan lebih baik,” ujarnya.

Terhadap kesan mutasi hanya membuat kegaduhan birokrasi tambah Politisi NasDem itu akan segera berkoordinasi dengan pimpinan lembaga DPRD Belu untuk meminta penjelasan dari pihak Pemerintah dalam hal ini BKPP dan Bupati Belu.

“Nanti kita akan koordinasi dengan pimpinan (DPRD) untuk segera tindak lanjuti ini,” pungkasnya.

Pejabat Esalon II, III dan IV lingkup Pemkab Belu yang Dimutasi, Sabtu (04/01/2020) di Aula Gedung Betelalenok.

Untuk diketahui, mutasi 240 pejabat di lingkup Pemkab Belu ditandai dengan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan oleh Wakil Bupati Belu, JT Ose Luan di gedung Betelalenok Atambua, Sabtu (04/01/2020).

Adapun pejabat eselon II yang dilantik yakni, Kadispora Ferdinandus Bone Bone, Kadis Pariwisata Edy Bere Mau dan Kepala BPBD Baltasar Bouk.
Ketiga pejabat ini dilantik untuk mengisi jabatan yang kosong.

READ  Beredar Foto Anggota Panwascam yang Dilantik Bawaslu Malaka Kenakan Atribut Parpol

Selain promosi ketiga pejabat tesebut, ada rotasi di eselon II yakni, Kadis Kesehatan ditempati dr. Joice Manek, Kadis Perikanan Imelda Lotuk, Kadis Perbatasan Embang Bela, Kadis KB Egidius Nurak dan Kadis Pemberdayaan Perempuan Theresia Saik.

Sedangkan Kadis PUPR Vincent K. Laka serta Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Gerardus Mbulu juga ikut dilantik karena terjadi merger dinas.

Selain itu, pejabat esalon III yang ikut dimutasi yakni, Kabag Protokol dan Komunikasi Publik Mely Loe Mau dan Kabag Pembangunan Yulita Kali Mau dan Camat Lamaknen Rony Mau Luma, Camat Raihat Arter Rinmalae, Camat Atambua Selatan Silvi Amaral, Camat Kakuluk Mesak Amandus Linci dan Camat Tasifeto Barat Vinsen Bere.

READ  Cegah Covid-19, Ini yang Dilakukan Anggota DPRD Belu Nini Atok

Di samping itu, ada sejumlah Sekretaris, Kabid dan Sekretaris Kecamatan (Sekcam).

Sementara, untuk pejabat eselon IV, terdapat sejumlah Lurah di antaranya, Lurah Rinbesi Viana Tae, Lurah Berdao Fernando Mau Luan, Lurah Lidak Ludovikus Laku dan sejumlah Kepala Bidang, Kepala Seksi dan Kasubit.

Sekedar informasi saja, jika tidak terjadi lagi mutasi hingga Selasa (07/01/2020) pekan depan, maka mutasi 240 pejabat lingkup Pemkab Belu hari ini, Sabtu (04/01/2020) menjadi mutasi terakhir di masa kepemimpinan Bupati Belu, Willybrodus Lay dan Wakil Bupati Belu, JT Ose Luan.

Mengingat, Kepala Daerah (Gubernur dan Bupati/Wali Kota) yang akan maju pada Pilkada 2020 agar tidak memutasi pejabat dalam waktu 6 bulan sebelum tanggal penetapan pasangan calon.

Larangan tidak boleh melakukan penggantian pejabat itu sudah diatur dalam UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada.

[A-01/F-Ntt]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *