Oknum Anggota DPRD Malaka Diduga Terlibat Pengrusakan Rumah Janda

  • Whatsapp
Salah satu korban yang mengalami luka di dahi kanan atas

MALAKA, FaktaNTT. Com – Malam pergantian tahun 2019 ke 2020 menjadi malam yang mengerikan bagi Ibu Meran, seorang janda di Desa Maktihan, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka.

Betapa tidak, malam pergantian tahun tepatnya Rabu 1 Januari 2020 sekitar pukul 03.00 WITA, rumah ibu Meran dihujani lemparan batu dan juga pengrusakan oleh sejumlah oknum dan diduga dipimpin oleh seorang oknum Anggota DPRD Malaka IF.

Muat Lebih

banner 300250

Tak hanya itu, empat pemuda juga mengalami luka akibat penyerangan berujung pengrusakan rumah janda tersebut.

READ  Belu Lolos, DAU 16 Daerah Lainnya dan Propinsi NTT Terancam Dipotong
Kursi yang rusak

Sumber TIMORDAILY.COM di Malaka menyebutkan, pada malam kejadian tersebut, ada sejumlah pemuda yang mengkonsumsi minuman keras (Miras) di dekat rumah korban.

Tak lama berselang, sekitar pukul 03.00 WITA, datanglah oknum anggota dewan berinisial IF mengemudikan mobilnya Nissan Terano berwarna hitam.

Saat tiba, mereka langsung terlibat perkelahian dengan sejumlah pemuda hingga berujung pada pengrusakan rumah warga yang adalah milik janda tersebut.

Adapun korban yang menderita luka antara lain, Akri, Ino, Marianus Semuti dan IPI mereka berharap polisi segera menindak tegas dan menangkap para pelaku termasuk anggota DRD Malaka tersebut.

Rumah seorang janda yang rusak

“Pelaku mungkin minum di Ikumuan sana, mereka datang dan lihat ada anak muda dong minum, anggota dewan ini datang turun lalu serang rumah dan pukul anak-anak. Anggota dewan itu bawa sendiri mobilnya terano, ada logo partai,” ujar sumber TIMORDAILY.COM.

READ  Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Kunjungi RSUD Belu

Yan, salah satu kerabat korban kepada TIMORDAILY.COM, Kamis (2/1/2020) mengatakan, kasus pengrusakan tersebut sudah dilaporkan ke Polsek Malaka Tengah namun belum diproses secara baik karena para pelaku masih bebas berkeliaran sehingga membuat korban masih trauma.

Salah satu korban lainnya mengalami luka di kepala (sebelah kanan)

“Kita sudah lapor di Polsek, tapi belum jelas penanganannya. Sangat disayangkan kalau ada anggota DPRD seperti ini. Kami berharap polisi bekerja profesional dan tidak membiarkan diri berada dalam tekanan siapapun,” ujar Yan.

Kapolsek Malaka Barat, I Wayan Budiasa yang dikonfirmasi TIMORDAILY.COM, Kamis (2/1/2020) malam membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Kasusnya sudah dilaporkan ke kami dan sementara dalam penyelidikan,” kata Budiasa.

Tentang adanya dugaan keterlibatan anggota DPRD Malaka, Kapolsek Budiasa mengatakan pihaknya masih meminta keterangan dari saksi-saksi karena yang dilaporkan ke polisi bukan anggota dewan dimaksud.

READ  Buka Perdagangan BEI 2020, Presiden Meminta Kepercayaan Investor Dijaga

“Untuk kaitannya dengan anggota dewan kita masih selidiki dari keterangan saksi-saksi. Karena dari laporan tidak melaporkan anggota dewan pak IF,” jelasnya.

Menurutnya, ada dua laporan polisi yang masuk dan laporan yang satunya sedang dalam tahap penyelidikan karena identitas pelaku belum diketahui.

“Nanti hasil penyelidikan kami sampaikan untuk 2 Laporan polisi,” pungkasnya.

[A-01/Timordaily/F-Ntt]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *